
Harga emas global mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir meskipun ketegangan geopolitik, termasuk konflik Israel“Iran, masih berlangsung. Penurunan ini terjadi karena investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah harga emas sempat naik tajam sebagai aset lindung nilai. Selain itu, tidak adanya eskalasi konflik besar dalam waktu dekat membuat pasar sedikit lebih tenang, sehingga permintaan emas sementara menurun.
Faktor lain yang menekan harga emas adalah penguatan dolar Amerika Serikat serta ekspektasi bahwa bank sentral AS (The Fed) belum akan segera menurunkan suku bunga. Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor global, sehingga minat beli berkurang. Di sisi lain, imbal hasil obligasi yang relatif menarik juga membuat sebagian dana beralih dari emas ke aset keuangan lain.
Meski demikian, para analis menilai penurunan harga emas ini bersifat jangka pendek dan lebih merupakan koreksi pasar. Risiko geopolitik, inflasi global, serta ketidakpastian ekonomi dunia masih menjadi faktor pendukung harga emas dalam jangka menengah hingga panjang. Jika konflik kembali memanas atau tekanan ekonomi meningkat, emas berpotensi kembali menguat sebagai aset aman.(Cay)
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai as...
Harga emas turun pada hari Kamis(8/1) karena investor bersiap menghadapi penjualan berjangka yang terkait dengan perombakan indeks komoditas, dengan dolar AS yang lebih kuat menambah tekanan dengan me...
Harga emas cenderung stabil setelah sempat turun hampir 1% pada sesi sebelumnya. Pasar sekarang menahan langkah sambil menunggu dua hal besar: rilis data tenaga kerja AS dan proses penyesuaian (rebala...
Pasar logam mulia sempat tertekan turun setelah dirilisnya data JOLTS Job Openings (lowongan kerja AS), namun dalam sesi perdagangan berikutnya harga emas berhasil memulihkan diri dan kembali naik, me...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi...
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar...